Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak turun setelah persediaan minyak mentah AS meningkat
Thursday, 15 May 2025 01:21 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak turun tipis pada hari Rabu setelah data pemerintah menunjukkan persediaan minyak mentah AS meningkat secara tak terduga minggu lalu, yang memicu kekhawatiran investor akan kelebihan pasokan.

Harga minyak mentah Brent turun 40 sen, atau sekitar 0,6%, menjadi $66,23 per barel pada pukul 12:04 siang EDT (1604 GMT). Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 33 sen, atau 0,52%, menjadi $63,34.

Kedua patokan, yang diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam dua minggu pada sesi sebelumnya, turun setelah data dari Badan Informasi Energi menunjukkan persediaan minyak mentah naik 3,5 juta barel menjadi 441,8 juta barel minggu lalu.

Analis dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan penurunan 1,1 juta barel. [EIA/S]

Impor minyak mentah AS naik minggu lalu sebesar 422.000 barel per hari, kata EIA.

Data industri API juga menunjukkan peningkatan besar sebesar 4,3 juta barel dalam stok minyak mentah minggu lalu, kata sumber pasar pada hari Selasa. [API/S]

"Yang pasti, peningkatan minyak mentah dalam angka API tidak membantu," kata analis UBS Giovanni Staunovo tentang penurunan harga minyak hari Rabu.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan produsen sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, telah meningkatkan pasokan ke pasar.

Namun, pada hari Rabu, OPEC memangkas perkiraannya untuk pertumbuhan pasokan minyak dari Amerika Serikat dan produsen lain di luar kelompok OPEC+ yang lebih luas tahun ini.

"Mereka tidak mengubah profil permintaan mereka tetapi menambahkan lebih banyak barel," kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho. "Pada titik tertentu, pasokan hanya akan membanjiri permintaan dan membuat pasar turun."(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS